CANDI SINGOSARI DAN ARCA DWARAPALA

Kecamatan Singosari

 

 

 

Candi Singosari berlokasi di daerah Kabupaten Malang, Jawa Timur, tepatnya di Desa Candirenggo, Kecamatan Singosari. Jarak tempuh 300 m dari Kecamatan Singosari. Perkembangan cerita Candi Singosari dapat dihubungkan dengan Raja Kertanegara dari Kerajaan Singosari.

 

Candi Singhasari atau Candi Singasari atau Candi Singosari adalah candi Hindu -Buddha peninggalan bersejarah Kerajaan Singhasari . Berdasarkan penyebutannya pada Kitab Negarakertagama pupuh 37:7 dan 38:3 serta Prasasti Gajah Mada bertanggal 1351 M di halaman komplek candi, candi ini merupakan tempat "pendharmaan" bagi raja Singasari terakhir, Sang Kertanegara, yang mangkat pada tahun 1292

 

Candi ini didirikan bersamaan dengan waktu diadakannya upacara Sraddha (upacara untuk memperingati 12 tahun sesudah raja wafat) atau tahun 1304 M, masa pemerintahan Raden Wijaya, Raja Majapahit I. Bila dari Kota Kabupaten Malang dapat ditempuh sejauh kurang lebih 10km ke arah Utara, sementara dari arah Surabaya kurang lebih berjarak 88km ke arah Selatan. Untuk dapat menuju Candi Singosari, dapat ditempuh dengan kendaraan mobil atau taksi baik dari Kota Kabupaten Malang atau Kota Surabaya.

 

Arca Dwarpala adalah patung penjaga gerbang atau pintu dalam ajaran Siwa dan Budha, berbentuk manusia atau hewan. Ada dua Arca yang terletak di sebelah Barat situs Candi Singosari. Situs itu berbentuk dua Arca Dwarapala yang dibuat dari batu Monolitik dengan ketinggian 3,70m.Sedangkan di Desa Candirenggo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang juga terdapat 2 Arca Dwarapala yang tingginya sekitar 3,5m dan terletak di pinggir jalan, saling berhadapan. Nama Dwarpala sendiri di ambil dari bahasa Sansekerta yang bermakna penjaga pintu atau pengawal pintu gerbang.

Share this Post: