Wakil Bupati Malang Terus Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Anak di Kabupaten Malang

SINGOSARI - Wakil Bupati Malang Drs. H. Didik Gatot Subroto, SH, MH melakukan peninjauan pelaksanaan vaksinasi anak usia 6 sampai 11 tahun di 2 titik lokasi yakni di SDN 2 Tunjungtirto Kecamatan Singosari dan di Poskeskel (Pos Kesehatan Kelurahan) Kecamatan Lawang, Sabtu (8/1) pagi. Turut hadir mendampingi Wakil Bupati Malang diantaranya Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang serta Muspika Kecamatan Singosari dan Lawang. Sebagai langkah pencapaian target vaksinasi di Kabupaten Malang, Pemerintah Kabupaten Malang melakukan Program Vaksinasi bagi Anak Usia 6-11 Tahun sesuai dengan Surat Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/6688/2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Bagi Anak Usia 6-11 Tahun.

Wakil Bupati Malang langsung melaksanakan peninjauan dimulai dari pengecekan tempat pendaftaran, rang tunggu, fasilitas protokol kesehatan, pengecekan alat kesehatan serta pengecekan pelaksanaan vaksinasi. Penyuntikkan dosis pertama vaksin Sinovac bagi murid SDN 2 Tunjungtirto sebanyak 255 dosis dan 69 dosis bagi murid TK secara bertahap sedangkan di Poskeskel Kecamatan Lawang ada 150 dosis vaksin yang diberikan bagi siswa/siswi yang saat itu tidak mengikuti vaksin di sekolah.

Peninjauan dilaksanakan untuk melihat antusias dari anak-anak yang akan divaksin,“Dalam rangka memberikan support bagaimana percepatan vaksin di Kabupaten Malang secara khusus dapat segera terselesaikan dan juga tetap mengajak serta mendorong warga masyarakatnya untuk sadar ikut vaksin, termasuk anak anak kita yang usia 6-11 thn targetnya akhir bulan Januari ini diharapkan vaksinasi untuk anak-anak di Kabupaten Malang dari 65 persen bisa mencapai 85 persen” ujar Wakil Bupati Malang.

Lebih lanjut Drs. Didik Gatot Subroto, S. H., M. H., juga meminta kepada semua pihak yang terlibat dalam vaksinasi untuk melakukan edukasi melalui sosialisasi kepada masyarakat, terutama kepada orang tua siswa terkait pentingnya vaksinasi. Terlebih saat ini telah diberlakukan Surat Keputusan Menteri terkait pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Adapun yang menjadi tujuan dari pelaksanaan vaksinasi ini yakni untuk mencegah kasus-kasus penularan berat Covid-19 bagi anak usia dini dan mendorong pembelajaran tatap muka. "Mudah-mudah kegiatan vaksinasi ini dapat berjalan dengan baik dan lancar," harapnya.

Disampaikan pula, dengan sudah divaksin petugas pelayanan  publik, masyarakat umum, lansia dan kini disusul anak-anak dapat membentuk herd imunity. Dengan begitu kondisi di Kabupaten Malang bisa kembali normal. Pihaknnya mengajak para siswa dan orang tua siswa untuk sukseskan program vaksinasi ini,”Yang menjadi tugas kita saat ini mendorong secara keseluruhan warga masyarakat yang memang belum tervaksin ,dan untuk anak didik selalu komunikasikan dengan Kepala sekolah maupun dari Kemenag untuk mulai di invetarisir sekolah yang muridnya belum tervaksin.” tutur Wakil Bupati Malang saat menyampaikan arahan.

Terakhir, Drs. Didik Gatot Subroto, S. H., M. H., menyampaikan juga mengatakan bahwa kesempatan ini menjadi langkah yang luar biasa yang harus ditangkap menjadi peluang karena sejatinya vaksin itu mahal. “Maka dari itu dengan adanya vaksin ini bisa dijadikan sebagai alat bagaimana diri kita bisa mendapatkan imun dengan cara kita hadir  membangun kesadaran diri untuk membuat diri kita menjadi sehat , karena jika kita sehat lingkungan sekitar kita juga menjadi sehat” tambahnya. (prokopim/dhe)

Share this Post: