Wakil Bupati Malang : MWC NU Gondanglegi Harus Menjadi yang Terdepan

GONDANGLEGI - Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Gondanglegi harus menjadi yang terdepan di semua bidang. Harapan ini disampaikan Wakil Bupati Malang, Drs. Didik Gatot Subroto, SH. MH saat menghadiri acara Pelantikan MWC NU Kecamatan Gondanglegi masa bhakti 2021-2026 bertempat di Pondok Pesantren Mansyaul Ulum, Desa Ganjaran, Kecamatan Gondanglegi. Wakil Bupati Malang sekaligus MWC NU Gondanglegi juga wajib mampu menjalankan perannya sesuai yang menjadi tema acara 'Memaksimalkan Peran Organisasi Menuju Kemandirian NU'.

''Seluruh yang ada di MWC NU Gondanglegi harus selalu memiliki motivasi tinggi dalam mengembangkan dunia pendidikan dan bidang lainnya. Keberadaan badan otonomi NU harus lebih besar dan tidak boleh sampai ketinggalan transformasi teknologi, digitalisasi harus ditangkap untuk membesarkan organisasi. MWC NU Gondanglegi harus terdepan untuk semuanya," jelas Wakil Bupati Malang dalam sambutannya.

Tak ketinggalan, Wakil Bupati Malang mengucapkan selamat dan sukses kepada pengurus MWC NU Gondanglegi yang dilantik hari ini. MWC NU Gondanglegi yang diketuai KH. Moh Sodiq, SPd ini diharapkan dapat menjalankan amanah dengan baik serta menjadikan moment pelantikan ini sebagai tonggak awal dalam menumpahkan seluruh dedikasi dan pengabdian demi kepentingan masyarakat, bangsa dan agama. Serta, jadikan sebagai forum silaturahmi juga merupakan kesempatan untuk senantiasa menyatukan energi positif serta meningkatkan sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Malang dan Nahdlatul Ulama.

''Nahdlatul Ulama melalui salah satu garda terdepannya yaitu MWC NU Gondanglegi dapat menjadi mitra strategis pemerintah dan senantiasa meneguhkan komitmen sesuai dengan cita-cita para pendiri NU, yaitu mewujudkan Islahul Ummah atau perbaikan umat dalam berbagai bidang, baik itu di bidang agama, ekonomi, sosial budaya dan lain sebagainya. Mudah-mudahan kepengurusan yang baru ini dapat terus menguatkan jalinan kerja sama antara ulama dan umaro agar penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan dapat selaras dengan harapan semua serta membawa kemaslahatan bagi umat khususnya di Kabupaten Malang," harap Wakil Bupati Malang.

''Bagaimana kita harus bisa mengkaji isi dari kitab kuning, Insya Allah satu diantaranya adalah kemandirian untuk menuju kemajuan NU dan Islam dengan tetap bersandar pada NU. Selamat pada kepengurusan yang baru, dan ucapan terima kasih kepada kepengurusan yang lama. Hal-hal yang baik pada kepengurusan lama harus kita tingkatkan dan dijadikan panjatan. Kemudian hal yang kurang baik kita tinggalkan. Semangat untuk kepengurusan yang baru bahwa memiliki kewajiban yang bersama-sama," tambah Wakil Bupati Malang. (prokopim/poy)

Share this Post: