Wakil Bupati Malang: Hadirnya Klinik Mutu Pedis Care semoga dapat memberikan Pelayanan Kesehatan bagi Masyarakat

GONDANGLEGI-Hadirnya Klinik Mutu Pedis Care semoga dapat memberikan Pelayanan Kesehatan bagi Masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Wakil Bupati Malang Drs. H. Didik Gatot Subroto, saat menghadiri acara Launching Klinik Mutu Pedis Care SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi pada hari sabtu (21/5) pagi. Turut hadir pada acara tersebut diantaranya Ketua BAN S/M Jawa Timur Prof Dr Syaad Patmanthara, M.Pd, Serta Camat dan Muspika Gondanglegi. 

Klinik Pedis Care menyediakan fasilitas kesehatan diantaranya Praktik Dokter, Visit Dokter, Rawat Luka, Perawatan di Rumah (Home Care), Perawat Jaga, Perawatan HIV, Konseling, dan Khitan Modern. Klinik Pedis Care ini tidak hanya dapat di akses oleh jajaran civitas akademika di sekolah ini. Melainkan juga dapat menjangkau dan memberikan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan oleh masyarakat di sekitar lingkungan sekolah dan bahkan di wilayah Kecamatan Gondanglegi.

Selanjutnya Wakil Bupati Malang juga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh civitas akademika SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi. “Dimana pada hari ini, telah menunjukkan komitmen guna mendukung Kabupaten Malang yang sehat. Salah satunya yakni ditunjukkan dengan menyediakan sarana penunjang fasilitas kesehatan berupa tempat praktek perawat dan dokter,” sambung Wakil Bupati Malang

Kesehatan merupakan salah satu infrastruktur dasar yang menjadi tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat. Selain pemerintah, kesehatan masyarakat di Kabupaten Malang juga membutuhkan dukungan peran dari seluruh stakeholders terkait. Tidak terkecuali bagi lembaga pendidikan, khususnya bagi mereka  yang memang memiliki konsern dalam mencetak Sumber Daya Manusia  (SDM) yang handal pada sektor kesehatan. Seperti yang dilakukan oleh SMK Muhammadiyah 7 atau SMK Mutu pada hari ini.

“Pada dasarnya kesehatan merupakan hak dari seluruh lapisan masyarakat. Namun luasnya wilayah Kabupaten Malang dengan kondisi topografi dan geografis yang bervariasi, menjadikan hal tersebut sebagai pekerjaan rumah (PR) tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten Malang dalam menyediakan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” Jelas Wakil Bupati Malang

Dalam rangka memenuhi kebutuhan fasilitas kesehatan, Pemerintah Kabupaten Malang terus berupaya untuk meningkatkan pelayanan serta memberikan kemudahan kepada seluruh warga masyarakat yang ada di Kabupaten Malang. Sebanyak 39 Puskesmas ditambah dengan 2 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), terus kami optimalkan agar dapat memberikan pelayanan terbaiknya. Di dukung dengan puluhan rumah sakit serta klinik swasta, Wakil Bupati Malang berharap ke depan tidak ada lagi kendala bagi masyarakat di Kabupaten Malang dalam mengakses fasilitas kesehatan.

Selanjutnya di depan awak media Wakil Bupati menyampaikan bahwa ini merupakan trobosan yang sangat luar biasa dilakukan oleh SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi. “Dimana ini menjadi penggerak di bidang pendidikan secara khusus bagaimana sebenarnya ilmu terapan mulai diberikan kepada anak didiknya, dimana anak didiknya deberikan ruang untuk praktek menghadapi pasien. Dengan kualitas ajar yang diberikan SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi saya berkeyakinan perusahaan atau rumah sakit maupun lembaga kerja tinggal menampung saja,” ucap Wakil Bupati Malang 

Di akhir Wakil Bupati Malang juga menjelaskan bahwa, Sekolah Menengah kejuruan (SMK) menjadi kewenangan Provinsi. Namun demikian bagaimana menpersiapkan dunia kerja kepada anak-anak ini tentunya Pemerintah Daerah tidak boleh diam. Pemerintah Daerah harus ikut bersama-sama di dalam rangka bagaimana ruang pekerjaan ini disediakan melalui Dinas Tenaga Kerja, asosiasi perusahaan, asosiasi rumah sakit. (Prokopim/yus)

Share this Post: