Pembukaan Seleksi Atlet Paralympic, Wakil Bupati Malang : Di Balik Kekurangan, Ada Prestasi Membanggakan

KEPANJEN – Wakil Bupati Malang, Drs. Didik Gatot Subroto, S. H., M. H., membuka acara Seleksi Atlet Paralympic Kabupaten Malang yang diselenggarakan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang pada Sabtu (8/5) pagi. Tampak hadir mendampingi Wakil Bupati Malang yaitu Kepala Bidang Olahraga Prestasi Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Malang, Slamet Suyono, S. Pd., M. Pd. Acara yang diprakarsai oleh National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Malang ini digelar dalam rangka persiapan menuju Pekan Paralimpiade Provinsi (Peparprov) dan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI Papua 2021.

Mengawali sambutan, Drs. Didik Gatot Subroto, S. H., M. H., menyampaikan kebanggaannya terhadap atlet-atlet penyandang disabilitas yang mengikuti seleksi ini. “Di balik kekurangan yang kalian miliki, Allah memberikan prestasi yang pada hari ini ditunjukkan melalui berbagai kompetisi yang akan diikuti. Tentunya hal ini sangatlah membanggakan bagi diri kalian sendiri, keluarga, serta seluruh warga masyarakat Kabupaten Malang,” ucapnya. Wakil Bupati Malang menyambut baik kegiatan ini dan berharap ada kolaborasi lebih lanjut antara Dispora dengan Dinas Sosial untuk mendukung anak-anak penyandang disabilitas agar terus berprestasi. Dinas Sosial dapat memberikan support dan ruang terkait kekurangan atlet difabel, sedangkan Dispora dapat memberikan ruang di bidang prestasinya. Melalui masa pemerintahan Drs. H. M. Sanusi, M. M dan Drs. Didik Gatot Subroto, S. H., M. H., saat ini, Wakil Bupati Malang menyampaikan akan mendukung sepenuhnya program ini.

Pada kesempatan ini pula, Wakil Bupati Malang mengajak untuk menggelorakan kembali NPCI Kabupaten Malang dan membuktikan bahwa dengan kekurangan yang ada, para atlet difabel tetap dapat mengekspresikan kelebihannya dalam bentuk kompetisi-kompetisi, baik di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional. Dengan pendampingan dari Dispora dan Dinas Sosial nantinya, diharapkan para penyandang disabilitas agar dapat berprestasi secara maksimal, sehingga nantinya dapat bersandar pada kelebihannya masing-masing. Melalui saku pribadinya, Drs. Didik Gatot Subroto, S. H., M. H., memberikan sumbangan sebesar lima juta rupiah, yang diharapkan dapat memberikan semangat dan motivasi kepada atlet-atlet difabel peserta seleksi paralimpiade.

Sementara itu berdasarkan laporan dari Ribut Budi selaku Ketua Pelaksana Acara, Peparprov Jawa Timur yang akan diselenggarakan pada tanggal 20 – 24 Mei 2021 di Kota Surabaya akan diikuti oleh 35 atlet, 15 official dan 20 panitia. Klasifikasi dari 35 atlet penyandang disabilitas yaitu 1) upper (kategori disabilitas tangan), 2) lower (kategori disabilitas kaki) 42 dan 44, 3) disabilitas netra, 4) disabilitas intelektual (tuna grahita), 5) disabilitas rungu – wicara, serta 6) cerebral palsy (layu tangan – kaki – badan). Nomor-nomor yang akan dipertandingkan adalah lari 100 meter, lari 200 meter, lari 400 meter, lempar lembing, lempar cakram, tolak peluru, dan lompat jauh. Sedangkan pada kategori permainan adalah bulu tangkis, catur, dan tenis meja.

Lebih lanjut disampaikan, kuota yang diberikan oleh NPCI Provinsi adalah 8 atlet dan 1 official, sedangkan untuk penambahan dapat dilakukan dengan syarat menggunakan biaya mandiri. Peparprov Jawa Timur sendiri merupakan tahapan seleksi untuk menuju Peparnas XVI Papua 2021 yang direncanakan akan digelar pada bulan November 2021. Mengakhiri laporannya, Ketua Pelaksana menyampaikan terima kasih atas perhatian dari Wakil Bupati Malang dan berharap untuk selalu mendapatkan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Malang. (hum/nrl)

Share this Post: