Bupati Malang Pimpin Peringatan ke-114 Hari Kebangkitan Nasional

MALANG - Pemerintah Kabupaten Malang melaksanakan upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke- 114 , pada Jum’at (20/5) pagi ini di Halaman Pendopo Agung Kabupaten Malang. Bupati Malang Drs.H.M Sanusi M,M bertindak selaku Inspektur upacara. Kegiatan upacara juga dihadiri oleh Jajaran Forkopimda Kabupaten Malang, Jajaran Perangkat Daerah serta para Camat se-Kabupaten Malang yang juga hadir secara virtual.

Pada kesempatan ini, dirangkai pula penyerahan penghargaan kepada peserta terbaik dan harapan dari kegiatan Gelar Kedisiplinan melalui Baris Berbaris yang diikuti oleh 38 Perangkat Daerah Kabupaten Malang. Selain itu, Bupati Malang juga memberikan Piagam Penghargaan untuk Tim Sepakbola SMP Negeri 1 Singosari (SINESA) yang telah sukses mengukir sejarah lantaran pertama kalinya tim dari ekstrakurikuler sepakbola menjadi juara umum dalam turnamen nasional. Yakni Juara 1 Kategori U-15 dan juara 2 Kategori U-13.

Tema peringatan Harkitnas tahun ini adalah “Ayo Bangkit Bersama". Tema ini dipilih agar Harkitnas ini dapat menjadi momentum bagi kita sebagai bangsa yang besar untuk bersama-sama mengobarkan semangat bangkit dari pandemi Covid-19 yang telah lebih dari 2 tahun menyerang dan turut berefek di segala sendi kehidupan. 

Sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Johnny. G. Plate yang disampaikan oleh Bupati Malang Drs.H.M Sanusi M,M menyampaikan momentum ini untuk meningkatkan peran Indonesia sebagai Presidensi G20 tahun 2022. Karena, pada Presidensi G20 tahun ini, mengusung tema “Recover Together, Recover Stronger”, dengan tujuan untuk memberikan spirit baru dalam mewujudkan tatanan dunia yang dapat memberikan kesejahteraan dan kemakmuran yang inklusif, serta menjamin keberlanjutan kehidupan di masa depan.

“Di tengah penanganan nasional covid-19 yang makin membaik dan Presidensi G20 Indonesia, hendaknya kita dapat memaknai semangat pantang menyerah dr. Sutomo untuk memperingati hari kebangkitan nasional tahun ini sebagai tonggak kebangkitan dari pandemi covid-19 juga krisis multidimensi yang sedang melanda dunia. Dari Indonesia, dunia pulih bersama. Ayo bangkit lebih kuat,” tegas Bupati Malang H.M Sanusi.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini hendaknya tidak hanya kita maknai sebagai seremonial saja. Guna memahami esensi sejarah Kebangkitan Nasional, mari sejenak kita telaah sisi historis di balik peringatan Hari Kebangkitan Nasional. 


“Kiranya, semangat Boedi Oetomo masih relevan untuk kita kontekstualisasikan pada kehidupan berbangsa saat ini. Di tengah krisis pandemi COVID-19 dan konflik Ukraina – Rusia yang menyebabkan kondisi ekonomi global serta geopolitik menjadi tidak stabil, kita patut memaknai kebangkitan nasional sebagai upaya kolektif bangsa untuk memperkuat persatuan bangsa,” ungkapnya.

Terakhir, tak henti hentinya Bupati Malang Drs.H.M Sanusi M,M mengingatkan kepada seluruh masyarakat bahwasannya pandemi belum sepenuhnya berakhir, Mari bangkit bersama, kita hadapi bersama situasi ini. Disiplin pada protokol kesehatan, patuhi anjaran pemerintah untuk menekan penularan covid 19 ini adalah kunci agar kita segera terbebas dari pandemi. (Prokopim/dhe)

Share this Post: