Disability
WhatsApp
Radio
Malang Satu Data

Menu Aksesibilitas

×
Mode Suara Nonaktif
Besar Teks Level: 1
Tinggi Garis Level: 1
Skala Abu-Abu Nonaktif
Text Align Left
Perbesar Kursor Nonaktif
Reset Semua

Sinergi Baru Wisata Poncokusumo: Kolaborasi Pelaku Usaha dan Pemkab Malang Perkuat Seluruh Sektor di Jalur BTS

Tanggal2026-04-23 10:32:57 Admin Admin Arsip BERITA

Matic.malangkab.go id - Wringinanom- Kawasan Poncokusumo kini bukan lagi sekadar jalur perlintasan menuju Gunung Bromo. Melalui sebuah sarasehan hangat yang mempertemukan para pemangku kebijakan dan pelaku usaha, wilayah ini resmi memperkuat posisinya sebagai penyangga utama pariwisata wilayah timur Kabupaten Malang atau kawasan Bromo Tengger Semeru (BTS).


Pertemuan strategis ini dihadiri langsung oleh tokoh-tokoh kunci, yakni Ketua DPRD Kabupaten Malang, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Kabupaten Malang, serta Camat Poncokusumo. Ketiganya duduk bersama para pelaku usaha jasa wisata (Paguyuban Jeep, Homestay, dan UMKM) untuk merumuskan satu visi:


"Poncokusumo sebagai destinasi mandiri yang berkelas."


Kolaborasi: Kunci Menghadapi Ledakan Wisatawan BTS


Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kabupaten Malang menekankan bahwa potensi Poncokusumo sangat masif namun memerlukan payung kolaborasi yang lebih solid.

"Kita punya alam yang luar biasa. Namun, tanpa kolaborasi antara pelaku usaha dan dukungan kebijakan dari pemerintah, kita hanya akan jadi penonton, harapannya agar wisata di timur ini semakin moncer," tegasnya.


Peningkatan kolaborasi ini bertujuan agar wisatawan tidak hanya "numpang lewat" menuju Bromo, tetapi juga menghabiskan waktu dan uang mereka di desa-desa wisata yang ada di Poncokusumo.


Fokus Utama: Standarisasi dan Nasib Homestay


Salah satu poin krusial yang dibahas dalam sarasehan tersebut adalah pengelolaan homestay. Sebagai garda terdepan dalam akomodasi, homestay di Poncokusumo dinilai perlu naik kelas.


Beberapa isu yang muncul ke permukaan antara lain:

- Standarisasi Layanan: Menyamakan persepsi layanan agar wisatawan mendapatkan pengalaman yang setara di setiap desa.

- Digitalisasi: Pentingnya sistem pemesanan *online* agar homestay lokal mampu bersaing di pasar global.

- Legalitas dan Keamanan: Memastikan seluruh hunian wisata memiliki izin yang jelas demi kenyamanan wisatawan.

Kadisparbud Kabupaten Malang menyampaikan bahwa pihaknya akan memberikan pendampingan intensif bagi pemilik homestay. "Homestay bukan sekadar tempat tidur. Ini adalah wajah keramahan warga Poncokusumo. Kita ingin wisatawan merasa pulang ke rumah saat berada di sini," ungkapnya.


Dukungan Penuh dari Akar Rumput


Camat Poncokusumo menambahkan bahwa pihak kecamatan siap menjadi jembatan bagi para pelaku usaha untuk mempermudah koordinasi. Menurutnya, kerukunan antar pelaku jeep, pemandu wisata, dan pemilik penginapan adalah modal utama.


Daftar Prioritas Pengembangan Wisata Poncokusumo 2026:

1. Integrasi Paket Wisata:

Menggabungkan wisata petik buah, air terjun, dan offroad dalam satu paket menarik.

2. Peningkatan SDM:

Pelatihan bahasa asing dan manajemen perhotelan bagi warga lokal.

3. Green Tourism:

Menjaga kelestarian alam Poncokusumo sebagai aset jangka panjang.


Menuju Era Baru Pariwisata Malang Timur


Sarasehan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk membentuk forum komunikasi yang lebih rutin. Dengan keterlibatan langsung pemerintah daerah dan legislatif, optimisme menyelimuti para pelaku usaha.

Poncokusumo kini bersiap bersolek. Bukan hanya sebagai pintu masuk Bromo, tapi sebagai magnet baru yang menawarkan kemewahan alam dan kehangatan budaya bagi dunia.


MC.pw

Galeri Terkait

Gambar Galeri
Berita Lainnya

22 Jul 2026

Hadiri Encek-encek Peringati Hari Jadi ke 94 Tahun Desa, Sekda Budiar Harapkan Desa Pujiharjo Jadi Desa Wisata
Baca Selengkapnya

22 Jul 2026

Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Wamenko Pangan dan Wabup Malang Dorong Kebangkitan Industri Persusuan
Baca Selengkapnya

21 Jul 2026

HARKOP Jatim 2026, Bupati Malang Raih Penghargaan Pembina Koperasi Andalan
Baca Selengkapnya
Sekilas Info BPBD

18 Jul 2026

​Antisipasi Erupsi Gunung Kelud, BPBD Kabupaten Malang Gelar Gladi Posko dan Penandatanganan Dokumen Darurat Bencana
Baca Selengkapnya

18 Jul 2026

Tercatat 232 Kejadian di Wilayah Kabupaten Malang Sepanjang 1 Januari s.d. 30 Juni 2026
Baca Selengkapnya

19 Jun 2026

BPBD Kabupaten Malang Gelar Penyelenggaraan Program DESTANA 2026 di Kecamatan Poncokusumo untuk Perkuat Mitigasi Bencana
Baca Selengkapnya