09 Sep 2026
Perkuat Kesiapsiagaan Wilayah, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pimpin Rapat Koordinasi Pelaksanaan Kencana Award 2026
MALANG — Pemerintah Kabupaten Malang terus berkomitmen meningkatkan kapasitas ketangguhan bencana hingga ke tingkat akar rumput. Sebagai langkah nyata mempercepat pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Sub-Urusan Bencana, dipimpin langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kabupaten Malang, hari ini (31/7/2026) digelar Rapat Koordinasi Persiapan dan Sosialisasi Program Kecamatan Tangguh Bencana (KENCANA) Award 2026 di Ruang Rapat Anusapati Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Malang.
Kegiatan ini sekaligus dalam rangka mendukung peringatan Hari Jadi ke 1266 Kabupaten Malang. Rapat strategis tersebut dihadiri oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Malang, Purwoto, S.Sos., M.Si, jajaran Camat se-Kabupaten Malang, pejabat lintas perangkat daerah, serta tim teknis penanggulangan bencana.
Dalam arahannya, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat menegaskan bahwa kecamatan merupakan garda terdepan dalam pelayanan publik sekaligus ujung tombak penanggulangan bencana. Gerakan KENCANA didesain untuk mendorong komitmen para pemangku kepentingan tingkat kecamatan dalam memberikan pelayanan kebencanaan sebagai kebutuhan dasar masyarakat yang wajib dipenuhi.
"Kecamatan tidak hanya menjadi penonton, tetapi harus menjadi penggerak utama dalam pemetaan risiko, edukasi masyarakat, hingga kesiapsiagaan tanggap darurat. Melalui Kencana Award 2026, Kita ingin mengukur kinerja dan Indeks Ketangguhan Kecamatan (IKK) secara terstandar sekaligus memberikan apresiasi atas inovasi kebencanaan di wilayah masing-masing," tegas Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat dalam pimpinannya.
Gerakan KENCANA sendiri merupakan sebuah inovasi yang memberikan kemudahan kepada kecamatan dengan menyesuaikan metode percepatan capaian SPM Sub-Urusan Bencana berdasarkan karakteristik risiko bencana daerah dan potensi sumber daya wilayah. Program penganugerahan ini juga diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-1266 Kabupaten Malang.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Malang, Purwoto, S.Sos., M.Si, memaparkan indikator dan kriteria penilaian yang akan digunakan dalam mengevaluasi tingkat ketangguhan 33 kecamatan yang meliputi:
Tata Kelola & Kelembagaan (Bobot 20%): Keberadaan SK Camat tentang Kencana, dokumen perencanaan, SOP penanganan, alokasi anggaran, serta pelaporan dan koordinasi.
Pencegahan & Mitigasi (Bobot 20%): Pemetaan risiko, mitigasi fisik (struktural) dan non-fisik (sosialisasi/edukasi), pengelolaan lingkungan, serta pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana).
Kesiapsiagaan & Peringatan Dini (Bobot 25%): Ketersediaan dan keberfungsian Early Warning System (EWS), jalur evakuasi & titik kumpul, pelaksanaan simulasi/gladi bencana, database relawan, serta kesiapan logistik & tempat pengungsian.
Respons & Kapasitas Penanganan (Bobot 20%): Keberadaan Posko Kedaruratan, kecepatan kaji cepat, dukungan tim/moda kesehatan, penanganan logistik darurat/dapur umum, dan laporan evaluasi akhir.
Partisipasi & Inovasi Masyarakat (Bobot 15%): Pelibatan aktif warga, inovasi alat/sistem kebencanaan, pendataan kelompok rentan (inklusi), dan kolaborasi lintas sektor.
Proses evaluasi Kencana Award 2026 akan dilaksanakan melalui rangkaian jadwal berikut:
31 Juli 2026: Sosialisasi dan Rapat Koordinasi Pelaksanaan
10 Agustus – 20 September 2026: Pengisian Lembar Penilaian Mandiri & Input Bukti Dukung secara Online
21 September – 10 Oktober 2026: Verifikasi Administrasi Dokumen
19 Oktober 2026: Pengumuman Nominee 5 Besar Terbaik
20 Oktober – 30 Oktober 2026: Verifikasi Lapangan
Malam Puncak Hari Jadi Kab. Malang: Malam Penganugerahan Kencana Award 2026
Pemerintah Kabupaten Malang menyiapkan reward bergengsi bagi pemenang, berupa Tropi dan Sertifikat (Juara 1, 2, dan 3), Piagam Penghargaan (Terbaik 4 dan 5), Lencana Kecamatan Tangguh Bencana, serta Bantuan Sarana dan Prasarana/Peralatan Pendukung Kedaruratan Bencana.
Di akhir rapat, Asisten Pemerintahan mengimbau seluruh Camat untuk segera membentuk Tim Kencana Kecamatan, mengonsolidasikan elemen relawan dan perangkat desa, serta memanfaatkan portal pendaftaran resmi yang disediakan oleh BPBD.
Salam Tangguh Bencana!
Galeri Terkait