Disability
WhatsApp
Radio
Malang Satu Data

Menu Aksesibilitas

×
Mode Suara Nonaktif
Besar Teks Level: 1
Tinggi Garis Level: 1
Skala Abu-Abu Nonaktif
Text Align Left
Perbesar Kursor Nonaktif
Reset Semua

BPBD Kabupaten Malang Gelar Penyelenggaraan Program DESTANA 2026 di Kecamatan Poncokusumo untuk Perkuat Mitigasi Bencana

Tanggal2026-06-19 11:58:07 Admin Admin Arsip BERITA

PONCOKUSUMO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang melaksanakan Penyelenggaraan Program Desa dan Kelurahan Tangguh Bencana (DESTANA) Tahun Anggaran 2026 yang bertempat di Pendopo Kecamatan Poncokusumo. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Penanggulangan Bencana, khususnya pada Kegiatan Pelayanan Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana.  Program DESTANA ini dihadirkan sebagai model penerapan pengurangan risiko bencana berbasis masyarakat. Melalui penguatan kapasitas di tingkat desa, program ini menyasar wilayah yang memiliki tingkat kerawanan bencana kategori sedang hingga tinggi agar lebih tangguh dalam menghadapi potensi ancaman bencana. 

 

Tujuan utama dari penyelenggaraan program ini adalah untuk melindungi masyarakat di kawasan rawan dari dampak buruk bencana, serta meningkatkan peran aktif masyarakat termasuk kelompok rentan dalam mengelola sumber daya demi meminimalisasi risiko. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat kerja sama multipihak antara pemerintah daerah, sektor swasta, perguruan tinggi, LSM, dan organisasi masyarakat.  Melalui pembekalan ini, masyarakat diharapkan tidak hanya mampu menyelamatkan diri dan orang terdekat saat bencana terjadi, tetapi juga mampu melakukan tindakan pencegahan dini melalui mitigasi bencana atau Pengurangan Risiko Bencana (PRB). 

 

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Purwoto, S.Sos., M.Si., secara resmi membuka Penyelenggaraan Program Desa dan Kelurahan Tangguh Bencana (DESTANA) Tahun 2026 yang bertempat di Kecamatan Poncokusumo. Acara pembukaan ini dihadiri oleh jajaran anggota DPRD Kabupaten Malang, Camat Poncokusumo atau yang mewakili, para narasumber, serta para peserta program dan tamu undangan.  Dalam sambutannya, Purwoto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung program kemanusiaan ini. Ia berharap kegiatan pembentukan Kader DESTANA tersebut dapat membawa manfaat berkelanjutan, khususnya bagi masyarakat Desa serta seluruh masyarakat Kabupaten Malang dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

 

Purwoto mengingatkan bahwa di balik kondisi daerah yang tampak aman dan nyaman, sesungguhnya tersimpan berbagai kerentanan yang sewaktu-waktu dapat menjadi ancaman bencana alam maupun non-alam. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Malang berkomitmen penuh dalam mendukung upaya mitigasi melalui peningkatan kapasitas masyarakat.  Melalui Manajemen Bencana Berbasis Masyarakat (MBBM), masyarakat diposisikan sebagai pelaku utama karena mereka adalah pihak pertama yang langsung berhadapan dengan dampak bencana (penyintas). Sesuai dengan amanat Undang-Undang Penanggulangan Bencana, Purwoto menekankan pentingnya sinergi unsur Pentahelix yang melibatkan Pemerintah, Dunia Usaha, Masyarakat, Akademisi dan Media.

 

Memasuki masa pergantian musim dan ancaman perubahan iklim, Kepala Pelaksana BPBD mengimbau para peserta dan masyarakat luas untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kekeringan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta dampak angin kencang seperti pohon tumbang.  Masyarakat juga diajak untuk aktif melakukan langkah preventif, seperti kerja bakti membersihkan saluran air guna mencegah banjir dan tanah longsor saat musim hujan tiba. Di akhir sambutannya, ia meminta agar setiap kejadian bencana atau situasi menonjol segera dilaporkan pada kesempatan pertama kepada pihak Camat/Forkopimcam serta BPBD Kabupaten Malang agar dapat ditangani secara cepat dan tepat.

 

Kegiatan yang direncanakan berlangsung selama satu hari ini diisi dengan agenda sosialisasi, bimbingan teknis (bimtek) mengenai materi DESTANA, serta sesi tanya jawab. Seluruh pembiayaan agenda ini dibebankan pada Dokumen Perubahan Pelaksanaan Anggaran (DPPA) BPBD Kabupaten Malang Tahun Anggaran 2026.  Sebanyak 30 peserta yang merupakan perwakilan dari 17 desa di Wilayah Kecamatan Poncokusumo hadir dalam kegiatan ini. Rincian jumlah delegasi dari masing-masing desa meliputi 2 perwakilan dari Desa Argosuko, Desa Belung, Desa Dawuhan, Desa Jambesari, Desa Karanganyar, Desa Karangnongko, Desa Ngadas, Desa Ngadireso, Desa Ngebruk, Desa Pajaran, Desa Poncokusumo, Desa Wonomulyo dan Desa Wonorejo serta 1 perwakilan dari Desa Gubugklakah, Desa Pandansari, Desa Sumberejo dan Desa Wringinanom. 

 

Untuk memberikan materi yang komprehensif, panitia menghadirkan 5 orang narasumber/pemateri serta moderator yang berasal dari unsur BPBD Kabupaten Malang dan DPRD Kabupaten Malang. Keberhasilan dari program DESTANA Tahun 2026 ini akan diukur melalui dua indikator utama, yaitu tingkat pemahaman peserta terhadap materi yang disampaikan oleh narasumber, serta terbentuknya Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Desa di Wilayah Kecamatan Poncokusumo sebagai Desa Tangguh Bencana Tahun 2026.  Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Malang. Laporan kesiapan pelaksanaan kegiatan ini disusun dan dipertanggungjawabkan oleh Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Zainuddin, S.H. (sr/pb)

 

 

 

Salam Tangguh Bencana!

Galeri Terkait

Gambar Galeri
Berita Lainnya

14 Aug 2026

Wabup Malang Hadiri Rapat Paripurna DPRD, Simak Pidato Presiden tentang RAPBN
Baca Selengkapnya

14 Aug 2026

Wabup Malang Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden di DPRD Kabupaten Malang
Baca Selengkapnya

14 Aug 2026

Bupati Malang : Ayo Semakin Tingkatkan Keimanan, Agar Kabupaten Malang Semakin Mendapat Keberkahan
Baca Selengkapnya
Sekilas Info BPBD

31 Jul 2026

​Perkuat Kesiapsiagaan Wilayah, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pimpin Rapat Koordinasi Pelaksanaan Kencana Award 2026
Baca Selengkapnya

27 Jul 2026

BPBD Kabupaten Malang Sabet Juara 3 Lomba Manajemen Pergudangan pada Gelar Peralatan PB Jawa Timur 2026
Baca Selengkapnya

18 Jul 2026

Perkuat Sinergi Klaster Kebencanaan, Pemkab Malang Gelar Gladi Lapang Penanganan Darurat Erupsi Gunung Kelud
Baca Selengkapnya