Tahun Ketiga Suling, Bupati Malang menyapa warga Desa Ganjaran Kecamatan Gondanglegi

GONDANGLEGI-Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M hadiri Safari Sholat Subuh Keliling dan menyapa masyarakat Desa Ganjaran Kecamatan Gondanglegi. Safari Sholat Subuh Keliling Tahun Ketiga Putaran ke 6 ini berlangsung di Masjid Nurul Iman Desa Ganjaran Kecamatan Gondanglegi. Jumat (14/7) pagi. 

Selain di hadiri Bupati Malang Subuh Keliling juga diikuti oleh Wakil Bupati Malang Drs. H. Didik Gatot Subroto, S.H, M.H, Dandim 0818 Malang-Batu Letkol Inf Yuda Sancoyo, Kepala Kemenag Kabupaten Malang Drs. H. Sahid, MM, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Malang, Ketua I Tim Penggerak PKK Kabupaten Malang Hanik Dwi Martya P., S.Fam, M.A.P, Jajaran Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Malang, Ketua MUI Kabupaten Malang, Ketua Baznas Kabupaten Malang, Wakil Ketua DMI Kabupaten Malang, Forkopimcam Dampit, dan  tokoh masyarakat serta tokoh agama di wilayah Kecamatan Gondanglegi.

Program Subuh Keliling merupakan program unggulan Pemerintah Kabupaten Malang dalam membangun spiritualitas, sosial dan kultural di kalangan Pemerintahan dan masyarakat.

“Kita berharap selain untuk membangun spiritual juga membangun kebersamaan dan solidaritas sosial. Semoga kita dapat semakin istiqomah dalam beribadah dan semoga para jamaah dapat semakin ramai melaksanakan sholat di masjid,” tutur Bupati Malang

Melaksanakan Shalat Subuh Berjamaah berisi banyak kebaikan yang luar biasa, apalagi kegiatan ini mempertemukan pemerintah dengan masyarakatnya sehingga masyarakat akan merasa lebih dekat dengan pemerintah karena melalui kegiatan ini kita memberi kesempatan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk semakin dekat pemerimtah Kabupaten Malang

"Marilah kita bersama-sama memperkuatkan iman kita kepada Allah dengan shalat lima waktu dan melaksanakan kegiatan Suling ini dengan rasa yang ikhlas kepada Allah karena siapa yang menegakkan shalat dialah yang telah menegakkan agama Allah,” jelas Bupati Malang

Bupati Malang juga menyampaikan permohonan maaf masih belum banyak yang bisa dilakukan, masih bayak kekurangan. Saya sangat terbuka dengan kritik dan saran dari masyarakat sebagai kontrol atas kekurangan untuk kemajuan dan kebaikan bersama.

Di akhir Bupati Malang menyampaikan bahwa gerakan Subuh Keliling diharapkan dapat menjadi sarana membangun kultur atau budaya, baik budaya silaturahmi, sosial maupun budaya gotongroyong. Jamaah shalat subuh juga harus lebih banyak dari biasanya. Begitupun disini, jangan penuhnya saat ada Bupati saja. Besok dan selanjutnya juga harus lebih banyak dari biasanya (Prokopim/Yus) 

Share this Post: