MALANG - Tidak kurang dari dua ribu siswa siswi se- Malang raya ikuti pembukaan sehari bersama acara Edufair Malang raya 2018 di Pendopo Agung Kabupaten Malang. Acara yang menampilkan profile beberap kampus di wilayah Jawa dan Bali tersebut di buka secara langsung oleh Drs. Abdul Rachman Firdaus, MSi selaku Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kabupaten Malang mewakili Bupati Malang Dr. H. Rendra Kresna.

"Adanya kegiatan Edufair 2018 ini sangat berarti bagi masyarakat khususnya para siswa yang berkeinginan melanjutkan ke jenjang pendidikan sarjana", tuturnya. 06/01, Sabtu pagi

Dengan berkumpulnya display kampus di Pendopo Agung Kabupaten Malang, secara tidak langsung akan mempermudah seluruh pihak akademik serta para lulusan SLTA atau SMK untuk mengenal beberapa kampus bukan hanya di Malang raya tapi hingga di luar daerah.

"Untuk memilih fakultas perkuliahan saat ini tidak sesulit dahulu, dengan kegiatan Edufair maka semua calon sarjana bisa memilih dan memilah kampus mana yang dipilih secara akurat dan tepat, sehingga tidak lagi menunggu mencari ke beberapa tempat", ungkap Rahman Firdaus, MSi.

Ketua Panitia Wijayadi mengatakan, tidak kurang dari 52 kampus yang ikut dalam Edufair tersebut. Dari informasi yang di gali panitia Malang Raya khususnya Kabupaten Malang ada sekitar 20. 250 siswa yang lulus di 2017 ini.

"Dengan banyaknya lulusan SLTA atau SMK yang banyak tersebut tidak menutup ke mungkinan akan ada siswa siswi yang berharap bisa masuk jenjang perkuliahan", ungkapnya.

"Kegiatan ini akan kami gelar sehari dan bisa dimanfaatkan seluruh masyarakat serta dapat jadi referensi penting serta akurat kepada para siswa yang akan menitih karir pendidikan tinggi," tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut bukan hanya perwakilan masing-masing kampus. Juga hadir seluruh kepala sekolah negeri dan swasta sekaligus siswa siswinya, Menutup sambutannya Rahman Firdaus menyampaikan harapannya, semoga setiap tahun bisa melaksanakan hal serupa dan Pemerintah Kabupaten Malang siap membantu salah satunya dengan menggunakan Radio Kanjuruhan sebagai sarana promosi untuk mengenalkan dunia pendidikan perkuliahan bagi masyarakat. (humas/sur)