MALANG - Tanggal 11 September 2017, Radio Republik Indonesia (RRI) memperingati ulang tahun yang ke-72. Satu usia matang bagi sebuah lembaga penyiaran, yang di awal pembentukan oleh para pendirinya RRI lebih berorientasi pada radio perjuangan.

“Mewakili masyarakat Kabupaten Malang, saya ucapkan dirgahayu RRI yang ke-72 tahun. Semoga di hari jadinya ini RRI semakin jaya, bermanfaat untuk bangsa dan negara, Sekali di Udara Tetap di Udara,” ungkap Wakil Bupati (Wabup) Malang Drs. Hari. Sanusi MM usai menghadiri peringatan ulang tahun RRI yang ke-72 di LPP RRI Malang, Jl. Candi Panggung No.58, Kota Malang, Senin (11/9) pagi.

Menurut Wabup RRI telah banyak memberikan sumbangsih terhadap masyarakat khususnya di Kabupaten Malang selama ini. “Saya berharap RRI tetap melayani masyarakat dan menyajikan informasi, hiburan, seni dan budaya yang mendidik, positif serta profesional. Dengan begitu, akan bisa membentuk kepribadian karakter bangsa,” terangnya.

Sementara Drs. Sutrisno A.Md, Ketua LPP RRI Malang menyampaikan bahwa, di usianya yang ke-72 tahun ini RRI mampu menjadi jembatan penyalur informasi. “Usia yang sangat mapan ini diharapkan RRI mampu menjadi mitra Pemerintah, sebagai jembatan penyalur informasi dari pemerintah. Agar informasi yang disampaikan di ketahui masyarakat luas,” jelasnya.

Dikatakan Sutrisno saat ini RRI juga telah mengikuti perkembangan jaman, dengan memanfaatkan aplikasi dan program berbasis digital. “Dulu RRI masih menggunakan transistor. Saat ini RRI Sudah memanfaatkan teknologi yang ada, yakni dengan streaming dan RRI play yang bisa di unduh lewat aplikasi Android. Jadi masyarakat Indonesia yang berada di belahan dunia ini bisa mendengarkan siaran RRI,” ulasnya.

Rangkaian acara HUT RRI ke-72 Dengan tema “Bersama Dalam Keberagaman Menjaga NKRI dan Memajukan Bangsa” ini juga digelar acara penyulutan obor Tri Prasetya RRI. Hadir juga dalam acara tersebut Wakil Walikota Malang, Kapolresta Malang, jajaran TNI dan Polri se-Malang raya, tokoh masyarakat serta karyawan karyawati LPP RRI Malang. (humas/kus)