Launching “KONCO SREGEP”, Wakil Bupati Malang Harapkan Jadi Aplikasi Pendamping Generasi Berencana

KEPANJEN – Bertempat di Pendopo Kepanjen, Wakil Bupati Malang, Drs. Didik Gatot Subroto, S.H., M.H., menghadiri Launching Aplikasi “KONCO SREGEP” dalam rangkaian acara Grand Final Pemilihan Duta GenRe (Generasi Berencana) Kabupaten Malang Tahun 2021 pada Kamis (8/4) siang. Hadir pula pada acara tersebut Hj. Anis Zaida Sanusi selaku Bunda GenRe, Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, para Pejabat Pemerintah Kabupaten Malang, Plt. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Malang, serta perwakilan TP PKK Kabupaten Malang.

Ir. Aunur Rofiq selaku Plt. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Malang menyampaikan bahwa program GenRe merupakan program penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja, sehingga mereka mampu melangsungkan jenjang pendidikan dan berkarir dalam pekerjaan secara terencana, serta menikah dengan penuh perencanaan sesuai dengan siklus kesehatan reproduksi. Duta GenRe adalah sebuah wadah untuk mengembangkan pembentukan karakter bangsa yang diharapkan dapat menyebarkan virus kebaikan yang berkaitan dengan generasi berencana di kalangan muda secara menyeluruh.

Tugas Duta GenRe adalah sebagai mediator “Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga Kependudukan dan Keluarga Berencana)” yang bertujuan untuk menekan angka pernikahan dini, menyampaikan kepada masyarakat akan bahaya narkotika, HIV AIDS dan kekerasan seksual. “Tujuan dari kegiatan ini adalah dalam rangka meningkatkan sosialisasi dan promosi program “Bangga Kencana” melalui program GenRe di kalangan remaja, agar remaja memiliki pengetahuan, sikap dan perilaku yang positif dalam mengembangkan diri secara mental, fisik, intelektual, spiritual, dan sosial serta mengembangkan citra positif program GenRe melalui figur Duta GenRe,” jelas Aunur.

Lebih lanjut dalam laporannya, Aunur menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan ini telah berlangsung selama satu bulan yang dimulai dari Februari, dengan jumlah peserta sebanyak 170 dari perwakilan kelompok PIK (Pusat Informasi dan Konseling) Remaja berbasis masyarakat dan pendidikan. Terdapat peningkatan jumlah peserta sebanyak 50 dari tahun lalu yang hanya berjumlah 120 peserta, yang akhirnya terpilih 20 finalis yang berhak melanjutkan ke Grand Final. Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan pemahaman remaja guna meningkatkan status kesehatan remaja, serta mencegah remaja berperilaku beresiko, dilakukan strategi promosi  kesehatan remaja, dari, oleh, dan untuk remaja. Melalui sebuah inovasi berupa media aplikasi “KONCO SREGEP (Konco Sukses, Responsif, Enerjik, Giat belajar, Empati, dan Produktif)” yang merupakan produk hasil kemitraan DPPKB dan Tim FKM Unair, diharapkan dapat menjadi pendamping para remaja di Kabupaten Malang.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Malang menerangkan bahwa di masa modern sekarang, media sosial sudah menjadi jembatan komunikasi antar manusia masa kini. Dengan perantara media sosial, masyarakat dapat saling bertukar dan berbagi informasi secara cepat. Bahkan ketergantungan masyarakat terhadap platform jejaring sosial tidak bisa dihindari dan dibatasi, terutama bagi kalangan remaja generasi Z, yaitu mereka yang lahir antara tahun 1997 sampai dengan tahun 2012, yang saat ini diperkirakan mereka berusia 8 tahun sampai dengan 23 tahun. Oleh sebab itu, Didik berharap kepada Duta GenRe Kabupaten Malang yang merupakan figur generasi Z agar dapat memanfaatkan media sosial sebagai : sarana membangun percakapan dengan follower atau jaringan untuk membahas dan mendiskusikan isu-isu terkait generasi berencana; sarana komunikasi untuk memperluas promosi, memperkuat konsolidasi dan bertukar informasi antar  Insan GenRe, Duta Genre bahkan PIK-Remaja, karena saling mendukung dan mempromosikan di antara lembaga menjadi sesuatu  yang sangat perlu dilakukan; media sosialisasi program GenRe kepada masyarakat khususnya generasi muda; dan yang terakhir, seorang Duta GenRe harus mampu menginspirasi orang lain untuk berbuat positif dengan cara menciptakan karya yang autentik dan unik, namun tetap mengikuti tren.

Sam Didik, panggilan akrab Wakil Bupati Malang, juga memberikan apresiasi kepada Tim Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga Surabaya atas dirancangnya Aplikasi “KONCO SREGEP” yang mana terdapat fitur edukasi tentang kesehatan bagi remaja, alat ukur kesehatan remaja baik secara fisik maupun mental, dan memberikan konseling secara langsung via telepon, zoom, bahkan Whatsapp. “Inovasi yang seperti inilah yang kita harapkan mampu menjadi strategi promosi kesehatan remaja yang mendidik dan menghibur, sehingga dapat meningkatkan status kesehatan remaja dan mencegah remaja di Kabupaten Malang terjerumus dalam hal-hal yang merugikan,” ungkap Didik saat mengakhiri sambutannya.

Acara Grand Final Pemilihan Duta GenRe Kabupaten Malang Tahun 2021 ditutup dengan penyerahan penghargaan oleh Wakil Bupati Malang kepada pasangan Juara 1 : Farhan Mahally (Kec. Turen) dan Kanza Aisya Azzahra (Kec. Tumpang), Juara 2 : Wecya Sugevin (Kec. Ngajum) dan Rahayu Suryaningsih (Kec. Tirtoyudo), Juara 3 : Niko Fernanda (Kec. Kepanjen) dan Yeti Rahmawati (Kec. Donomulyo) serta Juara Favorit : Galih Mahar Dwi Insan Arif (Kec. Tumpang) dan Andini Saraswati (Kec. Sumberpucung). (hum/nrl)

Share this Post: