Tinjau Jembatan Ambrol Druju Kasembon dan Banjir Ngantang

KASEMBON - Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M bersama Kapolres Batu dan Dandim 0818 Kabupaten Malang - Kota Batu menggelar kunjungan ke wilayah Kecamatan Kasembon dan Ngantang, Jumat (8/1) pagi. Abah Sanusi, sapaan akrab Bupati yang juga didampingi sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) meninjau langsung kondisi terakhir jembatan di Dusun Druju, Desa Pondok Agung, Kecamatan Kasembon pasca longsor kena guyuran hujan deras dan terjangan banjir. Kemudian, beliau melanjutkan kegiatan dengan peninjauan bencana pasca banjir di Desa Sidodadi Kecamatan Ngantang yang merusakkan lahan pertanian sekitar sungai setempat.

Kepada awak media, Bupati mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Malang akan melakukan sejumlah langkah tindak lanjut terhadap dua titik atau lokasi bencana tersebut. Disebutkan Abah Sanusi, hasil peninjauan di Kasembon, pihaknya akan lebih dahulu menyelesaikan pembangunan jalan dan jembatan darurat agar masyarakat setempat tidak sampai terisolir. Sehingga kendaraan juga bisa masuk dengan cara bergantian. Berikutnya, dikerjakan pembangunan jembatan melalui proses tender dan diharapkan pengerjaan nantinya paling lama selama delapan bulan selesai.

''Jembatan Dusun Druju, Desa Pondok Agung yang ambrol ini nantinya juga akan dilebarkan supaya nanti tidak sampai terjadi penggerusan lagi. Panjang jembatan yang tadinya 12 meter hingga kurang lebih 20 meter. Sementara pembangunan jalan darurat untuk membuat jalan alternatif menggunakan dana tanggap darurat. Jalan alternatif ini besok sudah bisa dilalui jalan alternatif. Diagendakan dua hari ke depan sudah bisa difungsikan," jelas Bupati.

Selain itu, Abah Sanusi juga menjelaskan bahwa Pemkab juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada masyarakat yang terdampak melalui BPBD dan Baznas. Dalam kesempatan ini, Bupati juga berpesan agar masyarakat harus turut merawat sungai agar tidak sampai terjadi sedimentasi maupun penyumbatan aliran sungai akibat membuang sampah ke sungai. Sedangkan, menyikapi bencana pasca banjir di Ngantang yang merusakkan sejumlah lahan pertanian maka Pemkab akan Malang akan melakukan normalisasi badan sungai. ''Sungainya akan di normalisasi. Penyebab bencana di Ngantang ini juga karena hujan deras dengan intensitas tinggi. Sehingga badan sungai akan dikeruk kembali," tambah Abah Sanusi kepada awak media. (humas/poy)

Share this Post: