Bupati Malang Hadiri Acara Pembukaan Musyawarah Seniman Kabupaten Malang (MSKM)

KEPANJEN - Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M membuka acara Musyawarah Seniman Kabupaten Malang(MSKM) yang bertempat di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Kepanjen pada Senin(5/4) siang. Dalam kesempatan ini dihadiri pula oleh Jajaran Kepala OPD Kab. Malang, Ketua Panitia Seniman Kabupaten Malang Drs. Teguh Pramono M.Pd , Seniman dan Budayawan Kabupaten Malang.

Dalam awal sambutannya Abah sapaan akrab Bupati Malang ini menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang ikut berkontribusi dan mendukung pelaksanaan Musyawarah Seniman Kabupaten Malang tahun 2021 dengan tema “Ketahanan Budaya Mencerminkan Kualitas Karakter Suatu Bangsa” , Ini merupakan komitmen bersama untuk terus menjaga dan memajukan seni budaya di Kabupaten Malang,

Melalui momentum baik ini Abah mengingatkan “kita perlu melestarikan nilai nilai seni dan budaya daerah, karena dengan keberadaan seni dan budaya daerah, kita dapat merasakan keluhuran warisan nenek moyang kita yang penuh dengan nilai nilai filosofis , Dengan demikian kita dapat berkata kepada dunia luar bahwa inilah wajah Kabupaten Malang yang di dalamnya terbangun spirit Unity In Diversity, berbeda tetapi tetap satu jua” Ujar Abah dalam sambutannya.

Dengan adanya keberagaman seni dan budaya, apabila dapat dikelola dengan baik maka akan menjadi potensi pariwisata yang sangat besar sekaligus menjadi modal dalam upaya mempercepat akselerasi pembangunan masyarakat. “nanti kita upayakan nanti seniman ini bisa berkembang dan nanti apa yang menjadi kebutuhan untuk mengembangkan mereka nanti melalui dinas pariwisata dan kebudayaan kita terus kembangkan kedepannya melalui pembinaan, melalui inisiasi dan melalui event kegiatan yang melibatkan seniman di Kabupaten Malang khususnya” Jawab Abah saat ditemui awak media

Pemerintah Kabupaten Malang senantiasa memberikan dukungan terhadap Seniman dan Budayawan, apalagi di tengah pandemi Covid-19 yang memberikan dampak negatif bagi seluruh sektor kehidupan, tidak terkecuali bagi para insan seni dan budaya. Namun Bupati Malang ini optimis bahwa pandemi  Covid-19 bukanlah sebuah penghalang bagi seluruh insan seni dan budaya untuk tetap berkreasi dan bergerak maju untuk membangun memori masa depan yang lebih baik, “namun untuk kegiatan kesenian sampai saat ini belum diperbolehkan apalagi yang mengundang orang banyak itu masih belum diperbolehkan” Tambahnya. (humas/dhe)

 

 

 

 

Share this Post: