Rapat Anggota Diharapkan KPRI "Upaya" Maju Selangkah untuk Jaya

PAKISAJI – Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, MM membuka kegiatan Rapat Anggota Rencana Kerja  yang diselenggarakan oleh KPRI Upaya Dinas Pendidikan di Gedung PGRI Kabupaten Malang Jl. Kolonel Slamet Supriyadi No. 299, Karangpandan Kecamatan Pakisaji, Selasa (15/9) siang. Rapat yang membahas terkait rencana kerja dan rencana anggaran pendapatan belanja tahun 2021 itu dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Koperasi & UMKM, Ketua PGRI Kabupaten Malang, Ketua PKPRI, Ketua Dekopinda serta Pengurus Koperasi Upaya dan Pengawas serta Anggotanya.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih khususnya kepada pengurus KPRI Upaya yang telah menyelenggarakan kegiatan ini, mudah-mudahan hasil rapat nantinya dapat mengambil kebijakan dan keputusan yang dapat dilaksanakan dan dapat mensejahterakan anggotanya. Mengingat koperasi sebagai salah satu pilar perekonomian dituntut agar berperan aktif dan menjadi sentral dalam mewujudkan ketahanan ekonomi nasional guna menyikapi ketatnya persaingan dunia usaha pada era globalisasi, koperasi harus dikelola secara efektif dan efisien. Oleh karena itu yang berkompeten serta perlu didukung partisipasi aktif seluruh anggota koperasi dengan tetap mempertahankan prinsip-prinsip sekaligus jati diri koperasi sehingga sesuai dengan konsep ekonomi kerakyatan,” ungkap bupati.

Menurutnya, dalam mengelola koperasi, pengurus memang perlu banyak perjuangan karena koperasi bukan perkumpulan modal tetapi perkumpulan manusia, yang semuanya membutuhkan uang yang dikelola oleh pengurus, “Kedepan semoga segera dibahas perkembangannya misalkan melayani simpan pinjam dalam kebutuhan sektor usaha, disitu akan terlihat jika pinjamannya digunakan untuk hal yang produktif bukan konsumtif sehingga nilai tambah dari anggota koperasi bisa lebih bermakna, Dengan mengucap Bismillah, rapat anggota saya nyatakan dibuka dan dimulai kegiatannya, semoga acara ini bisa memberikan semangat baru yang luar biasa, kita menatap masa depan yang lebih Makmur, KPRI Upaya Maju Selangkah Untuk Jaya,” harapnya diakhir sambutan.

Sementara itu, Suntoro, S.Pd, M. Si, M.MPd selaku Ketua Koperasi menjelaskan bahwa sebagian besar anggotanya adalah guru-guru TK 70%, guru SMA/K 10%, guru SD wilayah Kepanjen 5%, pemilik dan pengawas 3%, Dinas Pendidikan se-jajarannya 5%, dan Pensiunan yang masih bertahan ada 7%. “Omzet kami hampir 11 milyar, dengan simpan pinjam 6 hingga 7 milyar. “Terima kasih atas kedatangan Bapak Bupati, karena dalam sejarah KPRI baru kali ini dihadiri Bupati Malang, itu membuktikan jika beliau perhatian pada rakyat kecil. Koperasi kami seluruhnya pegawai negeri, sehingga saya analisa di kisaran tahun 2025 anggotanya habis karena banyak yang purna tugas, sehingga kami berharap kedepan untuk teman-teman SMP di lingkungan Kepanjen, Pakisaji, Gondanglegi kalau bisa SMP tidak punya induk seperti disini, tetap di sekolahnya masing-masing, jadi nantinya Bupati bisa secara langsung memberikan arahan guna memperkuat koperasi,” terangnya.

Dengan kepemimpinan Bupati Malang ini, ia sebagai pengurus dan pengawas KPRI bersyukur karena satu tahun ini Kabupaten Malang memperoleh perhatian khusus dari beliau, misalkan saja dari bidang pendidikan, yang mana insentif untuk guru-guru TK yang belum sertifikasi sudah digulirkan, BPGDS yang merupakan program bantuan penyelenggaraan Pendidikan Diniyah dan Guru Swasta sudah diberikan kepada guru-guru SMP. Dengan ttujuan untuk memberikan bantuan biaya operasional penyelenggaraan Pendidikan sesuai dengan kebutuhan mendasar dan pokok. Di bidang kesehatan kini juga semakin tertata pelayanannya. “Harapan kami, pendidikan di Kabupaten Malang semakin meningkat kualitasnya dan koperasi kita semakin jaya, Mandiri, Solidaritas, Partisipasi, Anggota, KPRI Upaya Luar Biasa,” teriaknya memekikkan slogan koperasi. (humas/win)

Share this Post: