Kabupaten malang Gempur Rokok Ilegal

Malang- Sekretaris Daerah, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM mewakili Bupati Malang menghadiri acara Sosialisasi Ketentuan Di Bidang Cukai yang bertempat di Hotel Ollino Garden, acara ini di hadiri pula oleh Kepala Pengawasan dan Pelayanan Bea Dan Cukai Tipe Madya Malang Bapak Latif helmi , Senin (14/9) pagi. 

Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) adalah dana transfer dari pusat ke Daerah (Provinsi/Kabupaten/Kota) penghasil cukai tembakau  dengan  prosentase yang telah ditentukan dalam Peraturan Menteri Keuangan RI tentang Penggunaan, Pemantauan, dan Evaluasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau. Hal ini merupakan semakin besarnya hasil cukai tembakau yang dipungut suatu daerah maka akan mendapat pembagian DBH CHT yang lebih besar.

Untuk meningkatkan pemasukan dari sektor cukai, tentu perlu adanya keterlibatan semua pihak, untuk mengawasi dan ikut memberantas peredaran cukai rokok ilegal. "Jika dilihat berdasarkan data dari Dirjen Bea dan Cukai Wilayah Jatim II, dan hasil barang sitaan yang dimusnahkan pada bulan Februari 2020 oleh Kantor Bea Cukai Malang, Kabupaten Malang termasuk kategori daerah yang tinggi dalam pelanggaran, temuan/penindakan hasil tembakau" ucap Pak Sekda. 

Untuk meminimalisir pelanggaran tersebut, Pemerintah Kabupaten Malang berkomitmen untuk memberantas peredaran cukai ilegal dengan mengusung jargon “Gempur Rokok Ilegal”. Pemerintah Kabupaten Malang sangat mengharapkan partisipasi aktif rekan-rekan jurnalis yang berada pada tingkat terdepan dan berhubungan langsung dengan masyarakat.

Melalui acara pelaksanaan sosialisasi ini, mudah-mudahan informasi tentang ketentuan bidang cukai juga dapat tersampaikan langsung ke masyarakat, dan dikemas dengan bahasa media yang lebih mudah dipahami, sehingga nantinya akan tercipta kesadaran masyarakat untuk ikut memberantas peredaran cukai ilegal. Oleh karena itu, melalui pelaksanaan sosialisasi ini, "saya berharap agar seluruh peserta dapat memaksimalkan dan mengikuti sosialisasi ini dengan sebaik-baiknya sehingga akan didapat pemahaman dan pengetahuan tentang ketentuan cukai, jenis penyalahgunaan, dan penindakannya, sehingga angka pelanggaran cukai tembakau dapat semakin ditekan, dan pemasukan negara dari sektor ini juga semakin meningkat" katanya. 

Disamping itu sambutan dari Ketua Pelaksana Acara ini Ibu Aniswaty Aziz SE ,M.Si mengatakan  untuk memberikan Pemahaman kepada rekan-rekan media atau wartawan tentang cukai rokok serta jenis jenis Penyalahgunaanya yang diharapkan dapat membantu memberikan informasi kepada masyarakat melalui media nya masing masing sehingga peredaran rokok ilegal rokok di Kabupaten Malang dapat teratasi.(hum/gis)

Share this Post: